Kode error pada printer ini sama dengan printer Multifungsi
lainnya seperti Canon MP258 series dan MP287. Karena letak panelnya juga
tidak jauh berbeda. Ada dua pesan yang muncul ketika ada masalah pada mesin
printer atau pada cartridgenya, kode tersebut bisa P atau kode E. Kode E bisa
di katakan kode yang normal atau tidak terlalu sulit dalam penanganannya. Namun jika yang keluar kode P maka penangananya lumayan sulit karena kode P menandakan kerusakan pada hardwere atau perangkat keras. Berikut ini kita akan membahas masalah kode-kode yang sering terjadi pada printer canon E500. adapun kode oeror printer canon E500 adalah sebagai berikut:
Arti Kode Error Printer Canon E500
1. P02 = Rumah catridge terhambat pergerakannya
2. P03 = Timing Disk atau encoder bulat kotor atau rusak
3. P05 = Sensor Asf bermasalah
4. P06 = Internal temperatur bermasalah
5. P07 = Tinta hampir penuh
6. P08 = Head Printer over atau kepanasan
7. P09 = Eeeproom bermasalah
8. P10 = Board bermasalah atau kedua catridge rusak
Cara Mengatasinya:
Itulah beberapa Kode Error Printer Canon E500 (MP258/MP287) yang sering dialami para pengguna printer Canon E500 semoga Bermanfaat.
1. P02 = Rumah catridge terhambat pergerakannya
2. P03 = Timing Disk atau encoder bulat kotor atau rusak
3. P05 = Sensor Asf bermasalah
4. P06 = Internal temperatur bermasalah
5. P07 = Tinta hampir penuh
6. P08 = Head Printer over atau kepanasan
7. P09 = Eeeproom bermasalah
8. P10 = Board bermasalah atau kedua catridge rusak
Cara Mengatasinya:
1. P02 = Periksa apakah ada benda yang menghambat, bersihkan lalu hidupakan printer
2. P03 = Ganti encoder bulat
3. P05 = Ganti sensor ASF
4. P06 = Matikan printer dan biarkan beberapa menit kmudian nyakan kembali
5. P07 = Reset printer
6. P08 = sama dengan langkah mengatasi P06
7. P09 = Lakukan reset dengan software Service tool
8. P10 = Tes denganctaridge lain dan cek board
